
Kenali jenis parfum berdasarkan aroma dan konsentrasi seperti floral, woody, EDP, dan EDT. Panduan lengkap memilih parfum + jasa maklon parfum profesional.
Parfum bukan sekadar wewangian, tetapi bagian dari identitas dan gaya hidup. Dengan banyaknya jenis parfum yang tersedia di pasaran—mulai dari aroma floral, woody, hingga perbedaan konsentrasi seperti EDP dan EDT—memahami karakter tiap jenis parfum akan membantu Anda memilih aroma yang tepat, baik untuk penggunaan pribadi maupun kebutuhan bisnis.
Dalam artikel ini, kami akan membahas jenis-jenis parfum secara lengkap, termasuk klasifikasi aroma dan konsentrasi, serta tips memilih parfum yang sesuai.
Jenis Parfum Berdasarkan Aroma
Aroma parfum biasanya dikelompokkan ke dalam beberapa fragrance family. Berikut jenis parfum berdasarkan aroma yang paling populer:
1. Parfum Floral
Parfum floral memiliki aroma bunga seperti mawar, melati, lily, atau peony. Jenis ini sangat populer karena memberikan kesan feminin, lembut, dan romantis.
Cocok untuk: penggunaan sehari-hari, acara formal, dan pasar wanita.
2. Parfum Fruity
Aroma fruity berasal dari buah-buahan seperti apel, jeruk, beri, atau peach. Wanginya segar, manis, dan ceria.
Cocok untuk: remaja, aktivitas siang hari, dan brand dengan target pasar muda.
3. Parfum Woody
Parfum woody menghadirkan aroma kayu seperti sandalwood, cedarwood, dan patchouli. Wanginya hangat, maskulin, dan elegan.
Cocok untuk: pria, acara malam hari, dan parfum premium.
4. Parfum Oriental
Aroma oriental dikenal dengan karakter hangat, manis, dan sensual. Biasanya mengandung vanila, amber, musk, atau rempah-rempah.
Cocok untuk: parfum malam hari, kesan mewah, dan parfum unisex.
5. Parfum Fresh
Parfum fresh memiliki aroma segar dari citrus, aquatic, atau green notes. Memberikan kesan bersih dan energik.
Cocok untuk: aktivitas outdoor, iklim tropis, dan penggunaan harian.
Jenis Parfum Berdasarkan Konsentrasi
Selain aroma, jenis parfum juga dibedakan berdasarkan konsentrasi minyak parfum (fragrance oil) yang memengaruhi ketahanan dan intensitas aroma.
1. Eau de Parfum (EDP)
EDP memiliki konsentrasi minyak parfum sekitar 15–20%. Wanginya lebih tahan lama dan intens.
Ketahanan: 6–8 jam atau lebih
2. Eau de Toilette (EDT)
EDT memiliki konsentrasi sekitar 5–15%, dengan aroma yang lebih ringan.
Ketahanan: 3–5 jam
3. Eau de Cologne (EDC)
EDC memiliki konsentrasi rendah, sekitar 2–4%, sehingga wanginya cepat menguap.
Ketahanan: 1–3 jam
4. Parfum / Extrait de Parfum
Jenis parfum dengan konsentrasi tertinggi, yaitu 20–30%.
Ketahanan: hingga 12 jam atau lebih
Tips Memilih Jenis Parfum yang Tepat
- Pilih aroma sesuai kepribadian dan aktivitas
- Pertimbangkan iklim (tropis cocok dengan aroma fresh atau citrus)
- Tentukan kebutuhan: harian, acara khusus, atau bisnis
- Perhatikan konsentrasi parfum (EDP atau EDT)
Memahami jenis parfum akan membantu Anda tidak hanya sebagai pengguna, tetapi juga sebagai brand owner parfum.
Ingin Membuat Parfum dengan Brand Sendiri?
Jika Anda tertarik mengembangkan bisnis parfum, memilih jenis aroma dan konsentrasi yang tepat adalah langkah awal. Untuk hasil profesional, Anda membutuhkan partner maklon parfum terpercaya.
💎 Maklon Parfum di PT. Malva Indonesia Kreasi
PT. Malva Indonesia Kreasi adalah perusahaan maklon parfum yang siap membantu Anda dari nol hingga produk siap dipasarkan:
- Konsultasi konsep aroma & jenis parfum
- Formulasi EDP, EDT, hingga extrait de parfum
- Legalitas & BPOM
- Desain kemasan & branding
- Produksi skala kecil hingga besar
👉 Wujudkan brand parfum impian Anda bersama PT. Malva Indonesia Kreasi.
Hubungi kami sekarang untuk konsultasi maklon parfum dan mulai bisnis wewangian Anda hari ini.
